Berburu Dollar Dari Stock Foto

Posted on
kamera mirrorless sony
amazon.com

Anda suka fotografi? Suka motret? Jika iya pastinya anda memiliki banyak foto – foto yang menumpuk dalam memory anda. Nah, taukah anda jika foto – foto yang hanya numpuk dalam memory tersebut bisa menghasilkan uang? Bahkan anda dapat meraup pundi – pundi dollar dari foto – foto tersebut.

Bagaimana caranya menghasilkan uang dari foto?

Yup, anda dapat menjual foto – foto tersebut secara online. Ada beberapa cara penjualan yang dapat kita lakukan. Namun, pada saat ini kita akan membahas cara menghasilkan uang dari foto melalui microstcok.

Apa itu Microstock?

Microstock merupakan sebuah agen penjualan foto, footage, audio, vector secara online. Jadi, agen – agen ini akan menjual
foto, footage, audio, vector tersebut kepada pihak yang membutuhkan. Pihak – pihak tersebut bisa dari berbagai kalangan. Namun, paling banyak adalah desainer dan berita.

Walaupun sudah dibeli, karya kita tersebut masih menjadi hak cipta kita. Jadi, pembeli hanya membeli lisensi penggunaan karya kita saja. Oleh karena itu, karya kita dapat dibeli berkali – kali.

Bagaimana Cara Kerjanya?

Dalam dunia microstock, kita sebagai penjual foto disebut dengan sebutan contributor. Nah, kita sebagai contributor hanya perlu mengupload foto/video/desain kita pada situs agency microstock. Kemudian, pihak agency akan melakukan review atas karya kita sesuai dengan standar mereka. Jika karya kita dinyatakan memenuhi kualifikasi standar mereka, maka karya kita akan ditampilkan pada situs agency dan siap untuk dibeli oleh pembeli.

Berapa Penghasilan Dari Microstock?

Saat karya kita terjual, pihak agency akan membayarkan bagian kita. Pembayaran akan disimpan pada akun kita, dan jika sudah mencapai batas tertentu kita dapat melakukan payout. Payout adalah istilah untuk mencairkan pendapatan penjualan kita.

Nah, jika ditanya mengenai penghasilan, tentunya akan berbeda- beda untuk setiap orangnya. Untuk setiap foto terjual, biasanya contributos akan menerima bayaran sekitar $ 0.25 (tergantung agencynya). Wah kecil banget ya? Eits jangan salah, banyak pemain microstock ini yang sukses lho. Bahkan ada yang mencapai ribuan dollar per bulannya. Hingga tidak sedikit juga yang menjadikan microstock sebagai pekerjaan utama.

Kuncinya adalah perbanyak upload karya kita. Semakin banyak kita upload, maka semakin banyak juga peluang karya kita untuk terjual.

Apa Saja yang Diperlukan?

Dalam hal ini kita hanya membahas mengenai foto saja. Jadi peralatan yang dibutuhkan tentu saja perlatan fotografi. Yang utama dan terutama adalah kamera. Wah saya tidak punya kamera, gak bisa ikutan dong? Eits, jangan berkecil hati, sekarang banyak agency yang menerima foto dari gadget / handphone anda. Jadi, anda dapat menjual foto dari HP anda di agency microstock.

Yang terpenting foto kita memenuhi persyaratan teknis dari agency. Persyaratan tersebut biasanya meliputi ukuran foto (pixel), fokus foto, bersih dari bintik yang disebabkan kotoran pada lensa/sensor, dan sebagainya.

Bagaimana Cara Mendaftar di Agency Microstock?

Ada banyak sekali agency microstock. Dapat kalian googling dengan mudah. Namun saat ini, saya hanya mendaftar pada beberapa agency saja yang menurut saya ramai pengunjungnya yaitu, Adobe Stock dan Shutterstock.

Untuk mendaftar menjadi kontributor pada agency tersebut, sangat mudah. Silakan klik link di bawah ini untuk menuju ke formulir pendaftaran.

Shutter Stock : https://submit.shutterstock.com/?ref=973543

Link di atas merupakan link refferal saya, jika tidak ingin menjadi refferal saya, silakan copy sampai .com saja. )*

Adobe Stock : https://contributor.stock.adobe.com/

)* Jika anda menjadi refferal saya, setiap foto anda terjual, saya akan mendapatkan fee $ 0,04 dan 10% untuk video dari Shutter Stock tanpa mengurangi hak anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *